Selasa, 17 Desember 2013

cerpen my sister



Alamku adalah idolaku


Namaku Aisah Salsabil Jannah, aku merupakan anak kedua dari keluarga sederhana. Pada saat aku berumur 7 tahun, aku selalu diajarkan oleh orang tuaku untuk mecintai sesama dan arti kehidupan. Didalam hatiku sering berkata “ betapa enak disenangi banyak orang “. Aku sering mengkhayal bagaimana rasanya jadi idola orang lain.
            Tiba-tiba terbesit dalam benakku aku ingin sekali. Aku yang selalu membuat alamku menangis. Ulahku juga yang membuat alam menjadi hancur hingga Tuhan sempat marah.
            Alam, maafkan aku yang telah lalai terhadapmu, aku tak sadar telah membuat Tuhanku marah. Aku hanyalah manusia biasa yang sekarang merasa bersalah namun salahku pun tak cukup mengembalikanmu ke bentuk semula. Tapi do’aku selalu menyertaimu. Aku akan berusaha melindungimu, menyenangkanmu dengan berbagai rimbunan pepohonan hingga maut menjemputku.
Matahari telah menampakkan pancaran sinar lembutnya. Indahnya burung-burung yang terbang bebas di angkasa, meluncur sesuka hati. Sambil mengepakkan sayap nan indah sambil menyenandungkan lantunan suara merdu. Ku berangan setinggi mungkin, aku ingin membahagiakan mereka, sang idolaku yang tak pernah terlepaskan dalam genggamanku.
Idolaku yang selalu ku impikan dan tak pernah hilang dari kehidupanku. Aku ingin alam ini selalu terjaga dan burung – burung bertebangan dengan indah. Dan jika alam ini tidak terjaga maka alam ini akan hancur dalam nafsuku bersama teman-teman. Aku hidup dari alam dan akan kembali ke alam. Tak banyak yang bisa kuberikan ke alam, tapi selalu alam lah yaang memberikanku keistimewaan dihadapan manusia lain.
Alamku adalah idolaku. Kau teman sejati disaat suka dan duka. Tiada berhenti kau memberikan berlian putih sekalipun kusering memberikan noda hitam di dirimu.
Aku terlahir keluarga yaang berkecimpung di alam. Tiada hari tanpa henti berinterakssi dengan alam. Tak terkecuali aku.

           

2014



excited :-D

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Posted by Picasa